Kubu Prabowo: Validasi DPT 100%, Ada 8,1 Juta Pemilih Ganda di Pilpres

Loading...


Gema Rakyat - Sekjen koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali menggelar rapat mingguan membahas dinamika isu terkini. Rapat tersebut juga menindaklanjuti dugaan pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan oleh KPU.

Ketua DPP PKS Pipin Sopian yang hadir dalam rapat sekjen tersebut menjelaskan, koalisi Prabowo-Sandi awalnya menemukan dugaan pemilih ganda dalam daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan KPU pada 12 Juli 2018.

Namun, kata Pipin, setelah ditelusuri dan ditetapkan menjadi DPT, tim koalisi Prabowo-Sandi menemukan dugaan pemilih ganda sebanyak 8,1 juta pemilih.

“Setelah 100 persen (DPT divadlidasi), kami menelusuri dari 185 juta DPT yang dari KPU maka hasilnya 8.145.713 kegandaan ini,” kata Pipin di posko pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

"Kami hari ini tadi sudah menyampaikan berita acara kepada KPU menyampaikan kegandaan data kami yang terakhir, insyaallah besok kami akan rapat dengan KPU," lanjut dia.

Pipin menjelaskan, proses validasi dugaan pemilih ganda di dalam DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU itu dilakukan oleh tim internal koalisi Prabowo-Sandi. Dari hasil temuan sebanyak 8,1 juta pemilih ganda, Pipin berharap KPU bisa segera menindaklanjuti temuannya sebelum penetapan DPT pada 15 Septermber mendatang.

“Kami sudah menyerahkan semua dokumen, semua data per provinsi perkabupaten perkecamatan, dan total 8 (juta pemilih ganda) ini ada buktinya. Jadi kami ingin menyampaikan bahwa data yang kami sampaikan valid,” jelas Pipin.

Menurut Pipin, proses validasi dugaan pemilih ganda di dalam DPT dilakukan dengan sangat cermat, yakni melakukan kroscek kembali empat elemen pemilih mulai dari NIK, nama, tanggal lahir, dan tempat lahir.

“Jadi 4 (elemen yang divalidasi), kemarin hanya 3 (elemen yang divalidasi) waktu DPS, kami menambah (jadi) 4 elemen yakni tempat lahir, untuk menentukan 8 juta sekian (pemilih ganda),” tutup Pipin.




Loading...
Back To Top