Loading...
Loading...

$type=grid$m=0$show=home$count=5$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=0$snip=none$meta=none

Di Kandang Lawan, Kubu 02 Melawan



Gema Rakyat - Rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahud­din Uno memindahkan posko pemenangan ke Jawa Tengah (Jateng) agaknya membuat risau Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Pasalnya Jateng sejak dulu dikenal sebagai kandang banteng alias basis massa PDIP.

Kerisauan TKN Jokowi-Ma'ruf cukup berala­san. Tengok saja saat Pilkada Jateng, jago cagub-cawagub koalisi PDIP Ganjar Pranowo- Taj Yasin yang digadang-gadang mayoritas lem­baga survei saat itu sanggup meraup 70 persen suara, nyatanya hanya sanggup mengantongi 58,78 persen.

Duet Sudirman Said-Ida Fauziah yang disokong Partai Gerindra cs memang kalah. Namun perolehan suaranya di luar dugaan. Keduanya mengantongi 41,22 persen. Hasil ini dinilai cukup fantastis, karena pertarungannya terjadi di kandang banteng.

Dengan adanya posko pemenangan Prabo­wo-Sandi di Jateng, di Pilpres 2019 bukan tidak mungkin bakal ada kejutan. Memang saat ini duet Sudirman Said-Ida Fauziah pecah. Sudirman tetap satu perahu dengan Prabowo, Ida Fauziah memilih mendukung Jokowi.

Sedianya posko Prabowo-Sandi berada di kawasan Klodran, Colomadu, Karanganyar. Bangunan yang akan menjadi posko merupa­kan bekas swalayan 'Nova'. Lahan dan gedung ini milik Agus Sahid, caleg dari Gerindra. Karena telah sering digunakan untuk acara Gerindra, area ini juga telah dipasangi aneka atribut kampanye Prabowo-Sandi. Setelah ada posko pemenangan di sana, seberapa yakin tim Prabowo-Sandi bisa memenangkan pertarungan di kandang benteng? Dan apa saja langkah yang akan diambil tim Jokowi-Ma'ruf untuk mempertahankan kemenangan di sana? Berikut penuturan Direktur Materi Debat dan Kampanye BPN Prabowo Subianto -Sandiaga Uno, Sudirman Said dan Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima.

Sudirman Said: Kami Berkepentingan Jawa Tengah Berubah

Kenapa BPN Prabowo-Sandi me­mutuskan untuk memindahkan posko ke Jateng? Begini, mula-mula kan itu adalah aspirasi dari para relawan. Mereka bi­lang, kenapa enggak di Jawa Tengah sebagai posko. Karena kami sadar, di Jawa Tengah yang gap-nya masih lebar. Makanya kami rapat di suatu tempat di Jawa Tengah, akhirnya diputuskan Januari kami pindah mar­kas perjuangan ke sana.

Poskonya akan didirikan di se­mua kota?

Soal itu saya belum tahu pasti. Kami mikirnya sih, ya udah di tempat-tempat yang ada bandara, sehingga akses ke Jakarta cepat, kemudian posisinya bisa di tengah supaya bisa masuk ke kabupaten-kabupaten. Jadi bisa di Semarang, bisa di Solo, mung­kin di Magelang Tapi dalam prosesnya ternyata kami dapat tawaran dari berbagai kota. Itu tawarannya datang hampir dari seluruh penjuru. Ya sudah kalau begitu, nanti modelnya gerilya saja. Misalnya kami punya posko di setiap keresidenan. Jadi kalau lagi muter di Solo Raya, ya mungkin home base-nya bisa di Surakarta.

Kalau lagi muter di sekitar (keres­idenan) Kedu (mencakup Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Kebumen, Purworejo dan Wonosobo), home base-nya bisa di sekitar Magelang, Kebumen, atau di Wonosobo barangkali. Jadi pemikiran terakhir akan begitu, dan kami sedang matangkan proses ini. Insya Allah da­lam waktu dekat, posko pertama entah itu di Solo, di Semarang, atau di mana bisa segera diresmikan.

Lantas berapa target perolehan suara di sana?

Kali ini targetnya sekitar 50 persen. Kalau pilgub kemarin saya kan perolehannya sekitar 40 persen. Kontribusi Jawa Tengah untuk peme­nangan nasional itu sangat signifikan, jadi kami juga ingin di Jawa Tengah ada perubahan. Apalagi 21 dari kabupaten/kota di sana itu, kepala daerahnya kena perkara korupsi, dan itu berdampak ke kondisi ekonomi. Dan dari 21 itu, 15 di antaranya dari satu partai politik yang disebut mendominasi. Kalau mendominasi, berkontribusi, dan bisa memberikan yang terbaik itu bagus-bagus saja. Tapi kalau mendominasi menyebar­kan contoh buruk, berprilaku korupsi menurut saya bukan sesuatu yang layak diteruskan. Karena itu kami berkepentingan supaya Jawa Tengah berubah.

Yakin bisa meraih 50 persen suara?

Insya Allah. Waktu pilkada semua survei mengatakan perolehan suara saya cuma sekitar 12-15 persen, tapi ternyata hasilnya mengejutkan. Dengan rendah hati saya ingin men­gaku bahwa, itu semata-mata bukan kerja kami berdua, atau partai poli­tik, tetapi itu hasil dari masyarakat juga. Kenapa begitu? Karena Bu Ida (Fauziah) masuk belakangan, kemudian dalam prosesnya kami memperoleh banyak tekanan dan ketidakadilan. Waktu itu kami sempat berkali-kali gagal kampanye, yang menyebabkan sosialisasi tidak maksi­mal. Lalu iklan radio dan televisi yang direncanakan sangat minim ditayang­kan, karena gagal lelang juga. Terus ketika di akhir sedang menghimpun dana untuk konsumsi saksi, masih diganggu dengan teror. Jadi dengan ini semua saya ingin mengatakan, kerja kami tidak maksimal. Tapi bisa (memperoleh dukungan 41,22 persen). Itu karena apa? Karena tadi itu adalah sikap masyarakat yang ingin berubah.

Ida Fauziah mantan cawagub Anda kan saat ini menjabat sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan TKN Jokowi-Maruf, praktis berhadapan dengan Anda. Dengan realitas itu apa Anda masih yakin Prabowo-Sandi bisa mengim­bangi kekuatan Jokowi di Jawa Tengah?

Jadi menurut saya perolehan su­ara saya waktu itu lebih karena masyarakat Jawa Tengah. Saya tidak tahu seberapa besar dari faktor saya dan Mbak Ida. Memang tidak akan mudah. Karena itu kami berjuang untuk menang di Jawa Tengah.

Jateng itu kan terkenal sebagai 'kandang banteng'. Itu bagaimana?

Hasil survei menyatakan, 41 persen masyarakat di Jawa Tengah meng­inginkan perubahan. Jadi itu yang membuat kami optimistis. Bahwa boleh saja secara tradisional itu punya, atau diklaim oleh warna ter­tentu. Tapi jangan lupa, politik itu dinamis.

Lagi pula Pak Prabowo juga punya basis kultural di Jawa Tengah kok. Selain itu, jaringan akar rumput yang mendukung pasangan Prabowo-Sandi semakin militan di sana. Bahkan beberapa kabupaten di Jawa Tengah memiliki simpul jaringan hingga ke tingkat desa.

Aria Bima: Mau Masuk Darimana Kami Sudah Tutup Rapat

Bagaimana tanggapan TKN soal pemindahan posko Prabowo-Sandi di Jateng?

Ini sudah berapa bulan ya disam­paikan ke publik, toh juga tidak ada tanda-tanda pemindahan. Sejauh ini saya tidak melihat ada keseriusan mau pindah. Kayaknya enggak bener itu. Pak Sandi ini kayaknya ngomong doang, sebenarnya enggak ada pe­mindahan. Jangan terlalu banyak bikin statmenlah.

Kabarnya Januari 2019 lho mereka siap resmikan poskonya di Jateng..

Ya kalau mau pindah Januari, ce­patlah pindah. Kami enggak memper­soalkan kepindahan itu. Kami di Jawa Tengah dengan seluruh mesin yang ada, baik caleg, partai, relawan semua akan bekerja secara maksimal dengan ada atau tidaknya posko. Jawa Tengah tetap akan mengejar target perolehan suara yang maksimal, terlepas ada atau tidaknya posko itu. Tapi sejauh ini saya lihat kok ngomong doang, ada bunyinya tapi enggak ada ak­tivitas pembangunan poskonya. Saya sudah terlalu banyak mengomentari poskonya Sandi, sudah satu bulan tidak ada aksinya jadi percuma. Jadi saya minta relawan, caleg, anggota partai, tim nasional, dan TKD Jawa Tengah enggak perlu mikirin itu lagi. Karena sampai sekarang kan juga be­lum melihat tanda-tanda pemindahan poskonya.

Kalau ternyata tetap jadi ba­gaimana?

Ya kalau pun ada itu tidak akan mempengaruhi kinerja kami. Januari itu sudah waktunya semua bekerja, baik itu caleg dari partai di Jawa Tengah, relawan, TKD-TKD kabu­paten/kota, dan para kepala daerah semuanya bekerja. Dan kebetulan 10 kepala daerah di Jawa Tengah itu kebetulan pendukung Pak Jokowi. Jadi pengaruhnya cukup kuat, kami yakin tidak ada jalan masuk lagi. Makanya menurut saya tidak perlu ditanggapi lagi, toh sebenarnya eng­gak ada realisasinya di Jawa Tengah. Sandi sudah berhitung diri lah, terlalu sulit nembus Jawa Tengah. Jadi saya tidak melihat ada pemindahan posko, kecuali hanya statment yang menurut saya omdo (omong doang). Enggak mungkin Sandi berani bikin posko di Jawa Tengah.

Meski poskonya di Solo dan dekat kediaman Presiden Jokowi tetap enggak masalah?

Mau 2 kilometer atau disebelahnya juga enggak masalah. Dia mau bikin sebelah rumah Pak Jokowi enggak masalah. Buat kami malah bagus, biar Pak Sandi belajar berpolitik dan berdemokrasi ala Solo, dan ala Jawa Tengah itu seperti apa. Sandi perlu belajar berdemokrasi yang bermartabat di Jawa Tengah, apalagi di Solo. Di sana tidak ada hoax, tidak ada pernyataan penebar kebencian, dan fitnah.

BPN Prabowo-Sandi optimis meraih banyak suara di Jateng akibat pilgub kemarin. Bagaimana tanggapan Anda soal ini?

Enggak ada, itu suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lewat Nadhatul Ulama (NU), karena Mbak Ida NU. Sekarang kan dia sudah pu­lang kampung. PKB tarik diri enggak ada suara itu. Enggak ada suara kalau dari Sudirman Said itu. Yang ada paling suara Gerindra-PKS di sana. Hitung saja perolehan suaranya.

Jadi menurut Anda enggak ada pengaruhnya ya tanpa PKB dan NU?

Iya, enggak ada dia. Perolehannya ya 12 persen gabungan PKS sama Gerindra itu. Kebanyakan kemarin itu NU sama PKB. Apalagi capresnya ini kan Kiai Ma'ruf, balik semua itu mereka ke sini. Mau Mustofa Bisri, mau Kiai Maimun, Habib Luthfi, mau Habib Anis, semua suara ke Kiai Ma'ruf. Jadi kedangkala analisis kalau menghitung perolehan suara pilkada karena Sudirman Said. Dia enggak hebat-hebat banget. Jadi lebih kepada karena konsolidasi NU. Memang apa alasan orang memilih Sudirman Said? Enggak punya track record. Ini rasional saja. Ini sama sulitnya sewaktu kami membawa Mbak Puti dengan platform Sukarnoisnya. Patern-nya itu Soekarnois-nya, bukan Mbak Putinya. Mbak Putinya enggak punya patern, enggak punya pola gerakan dia di sana.

Lalu kalau mereka jadi bangun posko di Jateng, berapa kira-kira perolehan suara kubu Anda?

Mau dia bangun atau tidak kami enggak ada urusan, itu enggak saya hitung. Saya hanya menghitung target kemenangan di Jawa Tengah, tanpa ada variabel posko. Tapi ada pun tidak pernah saya hitung, karena enggak akan terpengaruh. Karena infrastruk­tur pemenangan kami sudah lengkap. Dan enggak mungkin dia akan ban­gun di Jawa Tengah. Itu hanya untuk membuang konsentrasi kami saja. Yang benar itu di Jawa Barat sama Jawa Timur, bukan di Jawa Tengah. Tidak akan pernah ada pembangunan posko yang serius di Jawa Tengah. Itu hanya bangun opini saja.

Mereka mau bangun atau tidak target kami tetap. Mereka mau masuk dari mana, wong kami rapet. Mau bikin posko di depan rumah Pak Jokowi atau di bulan, sama saja enggak ada pengaruhnya. Teknologi sekarang sudah canggih. IT itu sekarang sudah digunakan untuk semua hal. [portal-bersama.com / 

[rmol]


Loading...
Loading...
Nama

#SaveTiangListrik,1,Aa Gym,4,Abraham Lunggana,1,Abraham Samad,1,Abu Janda Permadi,2,Ade Armando,1,Administrasi Kependudukan,1,Agama,7,Ahli Hadits,1,Ahmad Dhani,1,Ahmad Shabri Lubis,1,Ahok,10,Ahok-Djarot,9,Ahoker,5,Ahokers,3,Akhir Zaman,1,Aksi 1712,1,Aksi 212,2,Aksi 241,1,Aksi 2411,2,Aksi Bela Palestina,5,Aktivis 98,1,Alexi,1,Alexis,2,Alexis Group,2,Alumni 212,8,AM Fatwa,4,Amnesia,1,Anak Punk,1,Ananda Sukarlan,2,Andi Narogong,1,Anggaran,1,Anggota DPR,3,Anggota DPRD,1,Ani Yudhoyono,1,Anies Baswedan,22,Anies-Sandi,13,Anis Matta,1,Ansor,3,Anti Islam,1,APBD,1,Ari Wibowo,1,Arya Wedakarna,5,Aset BUMN,2,Aset DKI,1,Aset Negara,1,Audit,1,Aung San Suu Kyi,1,Bachtiar Nasir,3,Bactiar Nasir,1,Balai Kota,1,Bali,1,Bandar Lampung,1,Bandar Narkoba,1,Bandara Soetta,1,Bangsa,1,Banjir,5,Banser,8,Bareskrim,1,Bareskrim Polri,4,Belanda,1,Berita,84,Bibit Samad Rianto,1,Blogger Yahudi,1,Bobby Nasution,3,Bobby-Kahiyang,1,Boni Hargens,1,Bosnia,1,BPJS,2,BPK,2,Buku SD,1,BUMN,2,Bung Tomo,1,Buni Yani,1,Bupati Trenggalek,2,Bus TransJ,1,Cak Nun,1,California,1,Capt. Mona Shindy,1,China,3,Dai Papua,1,Dakwah,1,Dana Operasional,3,Dana Parpol,3,Debat Capres,1,Deddy Mizwar,2,Deisti Astriani Tagor,1,Den Haag,1,detik.com,2,Dewi Persik,2,Din Syamsuddin,1,Diskotek Diamond,1,Djarot,4,Dokter,2,Dokter Novanto,1,Donald Trump,1,Dosen UGM,1,Dosen UI,1,DPP PPP,1,DPR,5,DPRD,1,Driver Ojek Online,2,Dubes Palestina,2,e-KTP,14,Edy Rahmayadi,1,Emil Dardak,5,Emirsyah Satar,1,Era Ahok,4,Erdogan,2,Eva Kusuma Sundari,1,Fadjroel Rachman,1,Fadli Zon,3,Fahri Hamzah,6,Fahrihamzah,1,Fatmawati,1,Film,5,Film 212,1,Fortuner,2,Forum Badja,1,FPI,5,Fraksi PDIP,12,Fredrich Yunadi,9,Freidrich Yunadi,1,Front Pembela Islam,2,Ganjar Pranowo,2,Gempa,1,Gempa Bumi,1,Generasi Muda NU,1,Golkar,3,Golongan Listrik,2,GP Ansor,3,Gubernur DKI,2,Habib Rizieq Shihab,2,Habib Rizieq Syihab,2,Haedar Nashir,1,Hafiz AS Fatih,1,Haji Lulung,2,Hak Imunitas,1,Hakim Agung,1,Hakim Kusno,1,Halaqah Ulama Nasional,1,Hana Tajima,1,Hendrawan Supratikno,1,Hilman Mattauch,2,Hindu,1,Hotel Alexis,3,ICMI,1,ILC,1,Imunitas,2,Indonesia,3,Indosat,1,Infrastruktur,1,Inpres,1,Irwansyah,1,Islam,8,Islamophobia,1,Israel,4,Istana Negara,1,Jakarta,6,Jalur Busway,1,Jam,1,Jati Padang,1,Jatipadang,1,Jenderal Gatot,1,Jenderal Gatot Nurmantyo,2,Jepang,1,Jerusalem,1,Jimly Asshiddiqie,1,Joko Widodo,4,Joko Widodo-Jusuf Kalla,1,Jokower,1,Jokowi,20,Jokowi-JK,4,Justice League,1,Jusuf Kalla,2,Kader Ansor,1,Kader Golkar,3,Kader NasDem,3,Kadishub,1,Kahiyang Ayu,3,Kali Pulo,1,Kampus,2,Kang Emil,1,Kantor Polisi,1,Kapolri,1,Kapospol,1,Karaoke,1,Karni Ilyas,1,Karyawan MNC,1,Kaskus,1,Kasus e-KTP,14,Kebakaran,1,Kecelakaan,1,Kemenag RI,1,Kereta,1,Ketua DPR,1,Ketum Ansor,3,KH Luthfi Bashori,1,KH Said Aqil,3,KKB,1,Konflik,1,Kopassus,1,Korporasi Swasta,1,Korupsi e-KTP,15,Kostrad,1,KPK,31,KPU,1,Kriminial,1,Kristen,1,KRL,1,KSAU,1,KTP,9,Kudeta,1,kumparan.com,1,Lagu Indonesia Raya,1,Langgar UU,1,Lapas,1,Laskar FPI,2,Lembaga Sensor Film,1,Lembaga Survei Indonesia,1,LGBT,3,Listrik,4,LSI,1,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Syaifuddin,2,Mabes Polri,1,Macet,1,Mahasiswa,2,Maher Zain,1,Mahfud MD,4,Mahkamah Konstitusi,1,Maia Estianty,1,Majelis Ulama Indonesia,1,MAKI,1,Marissa Haque,1,Masjid Assakinah,1,Masjid Nabawi,1,Masyarakat,1,Mayjen Sudrajat,1,Media,1,Meikarta,1,Menista Islam,5,Menkes,1,Menko Kemaritiman,1,Menteri Agama,2,Menteri Dalam Negeri,1,Menteri Kesehatan,1,Mesir,2,Metro TV,8,MetroTV,3,MK,3,MKD,1,Monas,3,Motor,1,Muhammadiyah,1,MUI,3,Muslim,1,Muslim Amerika,1,Nabi Nuh,1,Narkoba,2,Natal,1,Natalius Pigai,2,NATO,2,Naura & Genk Juara,1,Naura dan Genk Juara,2,Nazaruddin,1,Netizen,6,New York,2,Nila F Moeloek,1,NKRI,4,Noor Yasin,2,Novanto,1,Novel Baswedan,2,Nusron Wahid,1,OKI,1,Ombudsman,1,OPM,3,Ormas Islam,1,Pakar Hukum,1,Pakar Pidana,1,Palestina,9,PAN,5,Pancasila,1,Pangkostrad,1,Panglima Militer,1,Panglima TNI,5,Papua,4,Parpol,1,Partai,1,Partai Amanat Nasional,1,Partai Demokrat,2,Partai Gerindra,6,Partai Golkar,4,Partai Keadilan Sejahtera,1,Partai Nasdem,3,Pasar Minggu,1,Pasukan Oranye,1,Paul,1,PBNU,2,PCNU,3,PDI Perjuangan,4,PDI-P,3,PDIP,18,Pelanggar Lalu Lintas,1,Pelecehan Seksual,1,Pelindo II,1,Pemerintahan Jokowi,7,Pemilu 2019,1,Pemotor,1,Pemprov DKI,2,Pemprov DKI Jakarta,4,Pemuda Aswaja,1,Pendeta,1,Pendidikan Islam,1,Pendukung Jokowi,2,Penerima Hibah,1,Pengacara,2,Pengacara Novanto,6,Pengadilan,2,Pengertian,1,Pengguna Motor,2,Pengusaha,1,Penista Agama,1,Perda,1,Perpecahan Bangsa,1,Persekusi,5,Pertamax,1,Pertamina,1,Perwira TNI,1,Petisi,1,Petugas TransJakarta,1,Pilgub Jabar,3,Pilgub Jabar 2018,2,Pilkada Sumatera Utara,1,Pilpres,1,Pilpres 2014,1,Pilpres 2019,3,PKS,5,PLN,1,Polda Bali,3,Polda Jatim,1,Polda Metro Jaya,1,Polisi,11,Politik,1,Politikus PDIP,13,Polling,1,Polri,1,Portal Islam,5,PPP,2,Prabowo Subianto,4,Praperadilan,1,Presiden Jokowi,13,Propaganda,1,Propam Polri,1,Provokasi,1,Proyek Infrastruktur,1,PUSHAMI,2,Putri Gus Dur,1,Putusan Pengadilan,1,Rabbani,1,Radikal,1,Raisa Adriana,1,Raja Bali,1,RAPBD,1,Reklamasi,5,Remaja,1,republikin.com,1,Reuni 212,7,Rezim Jokowi,5,Ria Ricis,1,Rina Nose,8,Riza Patria,1,Rizal Ramli,1,Rizieq Syihab,1,RJ Lino,2,rmol.co,1,Rocky Gerung,1,Rohingya,1,RSCM,2,Rusia,1,Sam Aliano,1,Sandera OPM,1,Sandiaga Uno,10,Saudi,1,SBY,1,Setnov,6,Setya Novanto,52,Sharla,1,Sharla Martiza,1,Sholawat,1,Simbol Islam,2,Simulasi Antiteror,2,Solo,1,SPDP,1,Sri Kaget,1,Starbucks,1,Stop Film Anak,1,suara nasional,1,Sudirman Said,2,Sudrajat,1,Sumber Waras,2,Surabaya,1,Surya Paloh,1,Sutiyoso,1,Swasta,1,Tablig Akbar,1,Tabligh Akbar,4,Tanah Abang,2,Tausiyah Kebangsaan,1,Tentara Israel,2,Teroris,3,Tersangka,1,The Fly,1,Tiang Listrik,1,Tim Anies Sandi,1,Tim Gubernur,2,Tjahjo Kumolo,1,TNI,1,Tokoh Papua,1,Tompi,1,TPN-OPM,1,TransJakarta,1,Tri Rismaharini,1,Turki,1,Ulama,1,Ulama Nasional,1,Umat Islam,4,Universitas,1,Universitas Asing,1,Ust. Bachtiar Nasir,2,Ust. Felix Siauw,4,Ustad Abdul Somad,5,Ustadz Abdul Somad,19,Ustadz Adi Hidayat,1,Ustadz Bachtiar Nasir,2,Ustadz Fadzlan Gamaratan,1,Ustadz Somad,2,Ustaz Abdul Somad,2,Ustaz Somad,3,Utang Luar Negeri,1,UU TPPU,1,vape,1,Victor Laiskodat,2,Victor Layskodat,1,Viktor Laeskodat,1,Viktor Laiskodat,6,Wali Kota Surabaya,1,Wapres JK,1,Warganet,3,Warkop DKI,1,Wartawan,2,Wasekjen PPP,1,Wiranto,2,Yandri Susanto,1,Yasonna,1,Yenny Wahid,1,Yerusalem,3,Yerusalem Timur,2,YLKI,2,Zainudin MZ,1,Zeng Wei Jian,1,Zimbabwe,2,Zulkifli Hasan,1,
ltr
item
Portal Islam Berita Terkini: Di Kandang Lawan, Kubu 02 Melawan
Di Kandang Lawan, Kubu 02 Melawan
Rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahud­din Uno memindahkan posko pemenangan ke Jawa Tengah (Jateng) agaknya membuat risau Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Pasalnya Jateng sejak dulu dikenal sebagai kandang banteng alias basis massa PDIP.
https://4.bp.blogspot.com/-0_WA_MoQovQ/XCbMzHuOE2I/AAAAAAAAIdM/lYFYK4WFNNsMogeQqK9EWbwVA8td3HUBwCLcBGAs/s640/755858_10453428122018_posko-prabowo.webp
https://4.bp.blogspot.com/-0_WA_MoQovQ/XCbMzHuOE2I/AAAAAAAAIdM/lYFYK4WFNNsMogeQqK9EWbwVA8td3HUBwCLcBGAs/s72-c/755858_10453428122018_posko-prabowo.webp
Portal Islam Berita Terkini
https://www.gemarakyat.net/2018/12/di-kandang-lawan-kubu-02-melawan.html
https://www.gemarakyat.net/
https://www.gemarakyat.net/
https://www.gemarakyat.net/2018/12/di-kandang-lawan-kubu-02-melawan.html
true
7866857867655626264
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy