Jika Dipenjara, Habib Bahar Berpesan untuk Umat Agar Tidak Melakukan Hal ini

Loading...


Gema Rakyat - Habib Bahar bin Smith menyatakan siap menjalani proses hukum yang kini sedang menjeratnya. Dia pun mengimbau para pendukungnya untuk tidak berbuat kerusuhan bila nanti dia benar-benar digiring ke penjara.

Pernyataan Habib Bahar itu terungkap melalui video yang diunggah kanal Audio Aswaja di laman YouTube pada Selasa (4/12/2018).

Habib Bahar pun mengaku video tersebut adalah asli dan memang pesan yang dia sampaikan kepada para pendukungnya. “Iya (video) itu benar. Jadi kalau nanti saya dipenjara, saya meminta kepada umat untuk tidak mengepung kantor polisi atau melakukan hal-hal lainnya,” ujar Habib Bahar ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Dia meminta agar seluruh umat tetap tenang dan tidak tersulut jika nantinya dia harus mendekam di bui akibat ceramahnya yang dinilai menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu. “Biarkan saja saya yang menanggung semuanya. Karena jika nantinya masyarat melakukan pergerakan, justru dimanfaatkan pihak-pihak asing yang akan menghancurkan kedaulatan NKRI,” tuturnya.

Sampai berita ini ditulis, video berisi pesan Habib Bahar tersebut telah ditonton lebih dari 348.000 penonton dan disukai 8,400 orang.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan pihak kepolisian telah menaikkan status proses hukum Habib Bahar dari tahap penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Diketahui Habib Bahar bin Smith, penceramah asal Manado yang juga pendiri Majelis Pembela Rasulullah, dilaporkan di dua tempat. Pertama, dia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid. Kedua, dia dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri oleh kelompok Jokowi Mania (Jo-Man).

Habib Bahar dilaporkan ke polisi oleh para pendukung Jokowi itu lantaran ceramahnya yang dinilai menghina kepala negara. Dalam ceramah yang berlangsung di kawasan Batu Ceper Tangerang, Banten, 17 November 2018 itu, Habib Bahar menyebut Jokowi pengkhianat dan banci.

[inews]



Loading...
Back To Top