Jurnalis MetroTV yang Laporkan Massa Aksi 212 50 Ribu Orang, Meninggal akibat Sakit Keras

Loading...



Gema Rakyat -  Keluarga mengonfirmasi kabar duka meninggalnya presenter Metro TV Rifai Pamone.

Ika Purwati, istri dari kakak almarhum yang dihubungi Tribunsumsel.com mengatakan Rifai Pamone meninggal dunia pukul 05.50 WITA di Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Tadinya waktu di Jakarta sudah masuk di RS Siloam. Sudah lama," kata Ika, Jumat (28/12).

"Hari itu, saya yang menjaganya," katanya.

Sekitar satu bulan setengah terakhir kondisi kesehatan Rifai kembali memburuk.

Hingga akhirnya seminggu lalu ia dibawa pulang ke kampung halaman di Kendari.

"Lalu pulang ke Kendari baru masuk rumah sakit kemarin sore. Sudah agak bagus saya lihat. Jam 4 subuh tadi drop lagi. Pukul 6 kurang 10 menit, sudah pergi," kata Ika.

Ika mengatakan, jenazah akan dimakamkan sehabis waktu salat Ashar nanti. Sambil menunggu keluarga lainnya tiba.

Rifai kelahiran tahun 1981 sekitar 38 tahun usianya saat meninggal dunia.

"Kami keluarga mohon maaf jika ada salah dari almarhum selama ini," katanya.

Informasi meninggal Rifai beredar usai rekan satu kerjanya membagikan kabar duka tersebut lewat instagram.

Salah satunya Danish Anisha yang mengunggah foto Rifai Pamone ke instastory miliknya.

Dalam keterangannya Danish menuliskan kata ucapan duka.

" Innalihi wainna ilahi rojiun "

Selamat jalan kawan baik Rifai Pamone

Semoga allah menempaktmu di tempat terbaiknya.

Orang baik yang dicintai banyak orang," tulis Danish

Sampai berita ini diturunkan belum diketahui penyebab pasti kematian Rifai Pamone.

Sosok Rifai Pamone, Sempat Viral saat Liput Aksi 212

Nama Rifai Pamone dikenal sebagai salah satu jurnalis sekaligus presenter kawakan Metro TV.

Sepak terjangnya di dunia jurnalistik tak bisa dianggap remeh.

Banyak hasil liputan besar yang telah disiarkan oleh Rifai Pamone sebagai seorang jurnalis.

Sempat viral adalah kasus intimidasi yang dialami Rifai Pamone saat meliput aksi damai 212 pada tahun 2016.

Rifai Pamone yang ketika menyampaikan laporan langsungnya diintimidasi oleh teriakan 'Metro Tipu' berulang-ulang. Insiden yang terekam dalan video ini langsung beredar viral di media sosial. Rifai Pamone dituduh melakukan kebohongan publik terkait jumlah peserta aksi yang hadir 2 Desember itu.

Dalam tayangan yang diulang oleh Metro TV,  Rifai menyebut jumlah massa di kawasan Patung Kuda saja sekitar 50.000 orang - angka yang dia sebut diperoleh 'berdasarkan wawancara para koordinator aksi di mobil taktis'.

"Dan angka tersebut bisa dipastikan terus bertambah, bahkan jutaan umat Muslim akan berkumpul..." katanya kemudian.

[bbc]

Loading...
Back To Top